Ketika aku berpikir negatif tentang seseorang, tanpa sadar, aku telah menghakimi orang itu.
Lebih mudah mana...
Berusaha menyingkirkan semua kerikil tajam di setiap jalanan, atau memakai sepatu agar kaki kita tidak terluka?
Lebih mungkin mana...
Berusaha mensteril semua tempat agar tak ada kuman, atau memperkuat daya tahan tubuh kita sendiri?
Lebih mudah mana...
Berusaha mencegah setiap mulut agar tak bicara sembarangan, atau menjaga hati kita sendiri agar tak mudah tersinggung?
Lebih penting mana....
Berusaha menguasai orang lain, atau belajar menguasai diri sendiri?
Yang penting bukan bagaimana orang harus baik padaku, melainkan bagaimana aku berusaha baik pada semua orang.
Bukan orang lain yg bikin aku bahagia, tetapi sikapkulah yg menentukan, aku ingin bahagia atau tidak.
Mulailah dari diri sendiri......
Monday, February 20, 2012
Jadilah Orang Yang ...
Orang yang rajin, bukan berarti mereka tidak pernah melakukan hal yang tidak berguna dalam hidupnya, mereka hanya sebagian orang yang sadar bahwa waktu yang sudah berlalu takkan pernah kembali.
Orang yang tegar bukan berarti orang yang kuat menjalani kehidupannya, mereka hanya sebagian orang yang berusaha mencoba membuat dirinya berpikir bahwa masih banyak orang yang memiliki beban yang lebih berat dari mereka.
Orang yang sabar, bukan berarti orang yang takkan pernah marah, mereka hanya sebagian orang yang masih bisa tetap diam saat melihat masalah tersebut datang dan menahan diri untuk tidak mengambil tindakan apapun.
Orang yang baik, bukan berarti mereka tidak pernah jahat sepanjang hidupnya, mereka hanya sebagian orang yang berusaha menyenangkan hati orang-orang di sekitarnya dan memberikan apa yang masih bisa mereka berikan selama mereka sanggup melakukannya.
Orang yang tulus, bukan berarti orang yang benar-benar tidak mengharapkan apapun dari kamu, mereka hanya sebagian orang yang berharap kamu akan mengingat sedikit kebaikan mereka tanpa mengharapkan balasan dari kamu.
Orang yang jujur, bukan berarti mereka tidak pernah melakukan kebohongan seumur hidupnya, mereka hanya sebagian orang yang yang mengatakan kebenaran lebih banyak daripada kebohongan yang mereka buat.
Orang yang bersemangat, bukan berarti orang yang tidak pernah merasakan keputus-asaan dalam hidupnya, mereka hanya sebagian orang yang meyakini bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya.
Orang yang tegar bukan berarti orang yang kuat menjalani kehidupannya, mereka hanya sebagian orang yang berusaha mencoba membuat dirinya berpikir bahwa masih banyak orang yang memiliki beban yang lebih berat dari mereka.
Orang yang sabar, bukan berarti orang yang takkan pernah marah, mereka hanya sebagian orang yang masih bisa tetap diam saat melihat masalah tersebut datang dan menahan diri untuk tidak mengambil tindakan apapun.
Orang yang baik, bukan berarti mereka tidak pernah jahat sepanjang hidupnya, mereka hanya sebagian orang yang berusaha menyenangkan hati orang-orang di sekitarnya dan memberikan apa yang masih bisa mereka berikan selama mereka sanggup melakukannya.
Orang yang tulus, bukan berarti orang yang benar-benar tidak mengharapkan apapun dari kamu, mereka hanya sebagian orang yang berharap kamu akan mengingat sedikit kebaikan mereka tanpa mengharapkan balasan dari kamu.
Orang yang jujur, bukan berarti mereka tidak pernah melakukan kebohongan seumur hidupnya, mereka hanya sebagian orang yang yang mengatakan kebenaran lebih banyak daripada kebohongan yang mereka buat.
Orang yang bersemangat, bukan berarti orang yang tidak pernah merasakan keputus-asaan dalam hidupnya, mereka hanya sebagian orang yang meyakini bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya.
Good Words for Parents: Start To Think Like a Peacock
Hi parents,
Saya mau mengutip kata2 dari Bertrand Russel : "Saya tidak percaya kalau ada burung merak yg iri dengan ekor burung merak yg lain. Karena setiap burung merak yakin bahwa ekornya adalah yang terbaik di dunia. Hasilnya adalah burung merak adalah burung yang damai."
Seringkali kita membandingkan kemampuan & kepandaian anak kita dengan anak lain.
Hal ini sering membuat kita stress, membuat anak kita stress & membuat orangtua anak lain sebal.
Bila kita mau berpikir seperti si burung merak, dan yakin kalau anak kita adalah yang terbaik, maka kita tidak akan sibuk tanya nilai anak teman, tidak takut anak kita ada saingannya.
Setiap anak itu hebat & special, dengan caranya sendiri. Dengan kelebihan & kekurangannya sendiri.
Tidak perlu dibanding2kan dengan anak lain, apalagi takut kalah saingan dengan anak lain.
Bayangkan kalau anak anda hobi membanding2kan orangtuanya dengan orangtua temannya :
- "Wah, Mama si Sam lebih pinter masak, masakannya enak2."
- "Mama si Lisa asyik orangnya, mau nemenin anaknya main."
- "Papa si Andy, lebih banyak duitnya, bisa beliin mainan yang bagus2."
Ngga enak kan ?
Tahukah anda, setiap anak tidak pernah membanding2kan orangtuanya dengan ortu lain, karena bagi mereka, you are the best parents in the world.
Mereka akan mulai membandingkan anda dengan ortu lain, kalau anda terus membandingkan mereka dengan anak lain.
So, start to think like a peacock. Yakinlah kalau anak anda adalah yang terbaik. Stop membandingkan anak anda dengan anak orang.
Maksimalkan potensi anak dengan cara-cara yg positif, bukan dengan membanding2kan.
Saya mau mengutip kata2 dari Bertrand Russel : "Saya tidak percaya kalau ada burung merak yg iri dengan ekor burung merak yg lain. Karena setiap burung merak yakin bahwa ekornya adalah yang terbaik di dunia. Hasilnya adalah burung merak adalah burung yang damai."
Seringkali kita membandingkan kemampuan & kepandaian anak kita dengan anak lain.
Hal ini sering membuat kita stress, membuat anak kita stress & membuat orangtua anak lain sebal.
Bila kita mau berpikir seperti si burung merak, dan yakin kalau anak kita adalah yang terbaik, maka kita tidak akan sibuk tanya nilai anak teman, tidak takut anak kita ada saingannya.
Setiap anak itu hebat & special, dengan caranya sendiri. Dengan kelebihan & kekurangannya sendiri.
Tidak perlu dibanding2kan dengan anak lain, apalagi takut kalah saingan dengan anak lain.
Bayangkan kalau anak anda hobi membanding2kan orangtuanya dengan orangtua temannya :
- "Wah, Mama si Sam lebih pinter masak, masakannya enak2."
- "Mama si Lisa asyik orangnya, mau nemenin anaknya main."
- "Papa si Andy, lebih banyak duitnya, bisa beliin mainan yang bagus2."
Ngga enak kan ?
Tahukah anda, setiap anak tidak pernah membanding2kan orangtuanya dengan ortu lain, karena bagi mereka, you are the best parents in the world.
Mereka akan mulai membandingkan anda dengan ortu lain, kalau anda terus membandingkan mereka dengan anak lain.
So, start to think like a peacock. Yakinlah kalau anak anda adalah yang terbaik. Stop membandingkan anak anda dengan anak orang.
Maksimalkan potensi anak dengan cara-cara yg positif, bukan dengan membanding2kan.
dream and do
"The world need dreamers and the world need doers.
But above all, the world need dreamers who do."
- Sarah Ban.
"Dunia butuh pemimpi dan dunia butuh pelaku.
Tetapi di atas semua, dunia membutuhkan pemimpi yang melakukannya."
- Sarah Ban.
But above all, the world need dreamers who do."
- Sarah Ban.
"Dunia butuh pemimpi dan dunia butuh pelaku.
Tetapi di atas semua, dunia membutuhkan pemimpi yang melakukannya."
- Sarah Ban.
Subscribe to:
Posts (Atom)