Tuesday, March 18, 2014

Manufactoring Hope 119 by Dahlan Iskan : Tommy Setelah Cuci Darah Melulu

Cerita pendek ini cukup menarik. Kata pak Dahlan, jangan ada yang menengok di ICU !! Nah ini saya setuju sekali. Seringkali kita ingin menjenguk saudara atau teman kita yang sedang sakit di rumah sakit, tetapi menurut saya justru kunjungan kita yang akan membuat mereka kerepotan.

-------------------------------------------------------------------------------------
Ini juga kabar gembira. Ketika adik kita Hafidz menjalani transplantasi hati di RS Pertamedika Sentul, Direktur Utama PT Angkasa Pura 1 (Persero), Tommy Soetomo, juga menjalani transplantasi ginjal di RSUP Cipto Mangunkusumo Jakarta. Dua-duanya sukses.
Kalau Hafidz sudah dipindahkan ke ruang perawatan biasa, Tommy sudah saya izinkan masuk kantor. Senin lalu. Dengan beberapa pembatasan. Misalnya, selama sebulan ke depan masih tidak saya izinkan naik pesawat.
Biarlah Tommy menjauh dulu dari sumber-sumber infeksi. Termasuk ketika berada di kantor pun harus dijauhkan dari sumber infeksi. Transplantasinya sudah sukses, jangan sampai pasca transplantasinya gagal.
Tommy adalah seorang CEO/Dirut BUMN yang tergolong hebat. Fotonya saya pampang di dinding ruang kerja saya, bersama foto beberapa CEO BUMN yang hebat lainnya.
Saya memang agak keras menjaga Tommy. Beberapa hari sebelum transplantasi saya mengirim email yang harus dibaca seluruh anak-anaknya dan keluarga dekatnya. Belakangan saya malu karena salah seorang anak Tommy ternyata dokter. Bayangkan, begini bunyi email saya:
Pak Tommy yang baik, sudah tujuh tahun saya menjalani transplan yang lebih sulit dari Anda.
Tapi Anda lihat sendiri saya sangat sehat dan bisa menjabat Dirut PLN dengan sukses dan kemudian menjadi Menteri BUMN.
Saya minta istri Anda dan anak-anak Anda membaca email saya ini dengan maksud agar mereka bisa menjaga Anda dari bencana yang akan Anda hadapi.
Harus ada satu dari pihak keluarga dekat Anda yang bersikap keras dalam menjaga Anda nanti. Agar setelah transplan nanti Anda bisa tetap sehat.
Anda dan “polisi” Anda tadi harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1. Operasi transplan Anda nanti boleh dibilang akan 100 persen berhasil. Dokter sudah sangat ahli. Obat-obatan sudah sangat canggih. Ilmu pengetahuan sudah sangat maju.
Beberapa hari menjelang operasi lakukanlah senam-senam kecil setiap hari. Agar kondisi badan dan otot-otot Anda dalam keadaan sehat. Jagalah, jangan makan yang aneh-aneh agar tidak sampai mengganggu pencernaan. Makanlah makanan yg aman-aman saja. Jangan juga terkena hujan atau terik atau debu agar tidak kena flu. Jauhi siapa pun yang lagi flu, biar pun keluarga. Kalau ada keluarga Anda yang terkena flu suruh menjauh/pergi.
Kegagalan transplan itu lebih banyak karena pasca transplan itu sendiri. Transplannya sukses tapi umumnya gagal di pasca transplan.
Penyebab utama kegagalan itu adalah satu: virus! Virus! Virus! Ada satu virus yang sangat misterius yang hanya menyerang orang yang baru melakukan transplan. Namanya citomegalo.
5. Karena itu “polisi” Anda tadi harus galak! Galak! Galak! Jangan SEMBRONO. Polisi Anda tadi harus memeriksa apakah ruang ICU-nya benar-benar steril dan bersih. Kadang bagian pembersihnya kurang care! Periksa! Jangan takut pada suster atau dokter. Kalau perlu bersihkan lagi sendiri.
6. Jangan ada yg menengok ke ICU! Relakan Tommy sendirian di ICU. Biar pun anak dan istri jangan menengok. Kalau terpaksa nengok harus benar2 steril! Jangan sampai ada penyesalan.
7. Disiplin minum obat, terutama imonosupression. Harus tepat jamnya. Dua jam sebelum minum obat jangan makan. Satu jam setelah minum obat juga jangan makan apa pun. Tidak boleh lupa! Sampai hari ini saya masih disiplin seperti itu. Selama tujuh tahun.
Agar tidak lupa saya selalu menaruh obat tersebut di rumah, di kantor, di mobil, di Surabaya, di Jakarta, di Medan, dan seteruanya. Di mana pun ada tersimpan obat saya. Jangan menganggap enteng. Itu obat untuk sinkronisasi organ baru! Jangan sampai hang!
8. Musuh besar Anda berikutnya adalah ini: hanya dua minggu setelah transplan nanti tiba-tiba Anda akan merasa segar, sehat, dan kuat. Anda langsung merasa bisa melakukan apa saja. Dalam kondisi seperti itu suasana psikologi Anda akan dalam bahaya: Anda merasa sangat sehat dan ingin pulang! Tanpa disadari Anda akan berada dalam psikologi: “nih saya sudah sehat, saya bukan orang sakit, saya sudah bisa kerja!”
Sikap itu sangat bahaya. Tolong Anda tetap di rumah sakit selama satu bulan penuh! Lawanlah perasaan ingin pulang itu. Agar kerasan di rumah sakit, bawalah komputer, laptop, HP, dan lain-lain. Bawalah pekerjaan ke RS. Kalau perlu pasang wifi di kamar RS. Jangan pulang!
Saya dulu tiga bulan berkantor di RS.
Setelah pulang nanti tetaplah disiplin. Seperti saya. Insya-Allah Anda akan sehat sampai puluhan tahun lagi!
Salam
Dahlan Iskan
Setelah kirim email itu saya telepon salah seorang anaknya.
“Sudah baca email saya?” Tanya saya.
“Sudah. Semua keluarga,” jawab sang anak.
“Sudah mengerti isinya?”
“Sudah, Pak.”
“Anda bekerja di mana?” Tanya saya.
“Saya dokter, Pak,”
Nah, lo! Kok ngajari dokter!
Saya pun kontan minta maaf. Kok menggarami lautan.
Tapi saya tidak menyesal menulis email itu. Saya ingin Tommy selamat. BUMN tidak boleh kehilangan orang sehebat dia.
Tommy seorang pekerja keras. Bahkan sejak dia tahu mengalami gagal ginjal tiga tahun lalu. Meski sudah harus cuci darah seminggu tiga kali, Tommy tetap bekerja keras.
Beban kerjanya sangat berat. Termasuk saat diuber-uber penyelesaian bandara baru Ngurah Rai Bali menjelang KTT APEC yang lalu.
Dia juga berhasil membangun sistem navigasi udara di bandara Makassar. Bahkan sistem itu dibeli untuk dikembangkan di Malaysia. Dia juga ngebut membangun Bandara Sepinggan, Balikpapan. Akhir bulan ini bandara megah dan modern ini sudah siap dioperasikan penuh.
Bahkan dia sudah menyiapkan rencana matang untuk bandara Semarang. Desain dan dananya sudah disiapkan. Inginnya tahun lalu sudah mulai dikerjakan. Namun masalah tanahnya ternyata belum clear. Bahkan biaya tanahnya harus naik empat kali lipat sehingga semua perhitungan awalnya tidak cocok lagi.
Kini Tommy sudah sehat kembali. Tim dokter RSCM Jakarta benar-benar hebat. Transplantasi Tommy itu dilakukan sebuah tim dokter yang diketuai
Prof Endang Susalit, SpPD dengan anggota Dr Hilman, Dr Nur Rasyid, SpU,
dan Dr Ari Rojani. Teknik operasinya pun sudah menggunakan laparoskopi.
Saya juga berterima kasih pada jajaran manajemen Angkasa Pura 1. Mereka taat untuk tidak menengok dirut mereka selama di RSCM.
Bulan lalu benar-benar membanggakan di bidang kedokteran.

Oleh Dahlan Iskan
Menteri BUMN

sumber: dahlaniskan.net

Monday, February 20, 2012

Renungan: Mulailah Dari Diri Sendiri

Ketika aku berpikir negatif tentang seseorang, tanpa sadar, aku telah menghakimi orang itu.

Lebih mudah mana...
Berusaha menyingkirkan semua kerikil tajam di setiap jalanan, atau memakai sepatu agar kaki kita tidak terluka?

Lebih mungkin mana...
Berusaha mensteril semua tempat agar tak ada kuman, atau memperkuat daya tahan tubuh kita sendiri?

Lebih mudah mana...
Berusaha mencegah setiap mulut agar tak bicara sembarangan, atau menjaga hati kita sendiri agar tak mudah tersinggung?

Lebih penting mana....
Berusaha menguasai orang lain, atau belajar menguasai diri sendiri?

Yang penting bukan bagaimana orang harus baik padaku, melainkan bagaimana aku berusaha baik pada semua orang.

Bukan orang lain yg bikin aku bahagia, tetapi sikapkulah yg menentukan, aku ingin bahagia atau tidak.


Mulailah dari diri sendiri......

Jadilah Orang Yang ...

Orang yang rajin, bukan berarti mereka tidak pernah melakukan hal yang tidak berguna dalam hidupnya, mereka hanya sebagian orang yang sadar bahwa waktu yang sudah berlalu takkan pernah kembali.

Orang yang tegar bukan berarti orang yang kuat menjalani kehidupannya, mereka hanya sebagian orang yang berusaha mencoba membuat dirinya berpikir bahwa masih banyak orang yang memiliki beban yang lebih berat dari mereka.

Orang yang sabar, bukan berarti orang yang takkan pernah marah, mereka hanya sebagian orang yang masih bisa tetap diam saat melihat masalah tersebut datang dan menahan diri untuk tidak mengambil tindakan apapun.

Orang yang baik, bukan berarti mereka tidak pernah jahat sepanjang hidupnya, mereka hanya sebagian orang yang berusaha menyenangkan hati orang-orang di sekitarnya dan memberikan apa yang masih bisa mereka berikan selama mereka sanggup melakukannya.

Orang yang tulus, bukan berarti orang yang benar-benar tidak mengharapkan apapun dari kamu, mereka hanya sebagian orang yang berharap kamu akan mengingat sedikit kebaikan mereka tanpa mengharapkan balasan dari kamu.

Orang yang jujur, bukan berarti mereka tidak pernah melakukan kebohongan seumur hidupnya, mereka hanya sebagian orang yang yang mengatakan kebenaran lebih banyak daripada kebohongan yang mereka buat.

Orang yang bersemangat, bukan berarti orang yang tidak pernah merasakan keputus-asaan dalam hidupnya, mereka hanya sebagian orang yang meyakini bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya.

Good Words for Parents: Start To Think Like a Peacock

Hi parents,

Saya mau mengutip kata2 dari Bertrand Russel : "Saya tidak percaya kalau ada burung merak yg iri dengan ekor burung merak yg lain. Karena setiap burung merak yakin bahwa ekornya adalah yang terbaik di dunia. Hasilnya adalah burung merak adalah burung yang damai."

Seringkali kita membandingkan kemampuan & kepandaian anak kita dengan anak lain.
Hal ini sering membuat kita stress, membuat anak kita stress & membuat orangtua anak lain sebal.

Bila kita mau berpikir seperti si burung merak, dan yakin kalau anak kita adalah yang terbaik, maka kita tidak akan sibuk tanya nilai anak teman, tidak takut anak kita ada saingannya.

Setiap anak itu hebat & special, dengan caranya sendiri. Dengan kelebihan & kekurangannya sendiri.
Tidak perlu dibanding2kan dengan anak lain, apalagi takut kalah saingan dengan anak lain.

Bayangkan kalau anak anda hobi membanding2kan orangtuanya dengan orangtua temannya :
- "Wah, Mama si Sam lebih pinter masak, masakannya enak2."
- "Mama si Lisa asyik orangnya, mau nemenin anaknya main."
- "Papa si Andy, lebih banyak duitnya, bisa beliin mainan yang bagus2."

Ngga enak kan ?

Tahukah anda, setiap anak tidak pernah membanding2kan orangtuanya dengan ortu lain, karena bagi mereka, you are the best parents in the world.

Mereka akan mulai membandingkan anda dengan ortu lain, kalau anda terus membandingkan mereka dengan anak lain.

So, start to think like a peacock. Yakinlah kalau anak anda adalah yang terbaik. Stop membandingkan anak anda dengan anak orang.

Maksimalkan potensi anak dengan cara-cara yg positif, bukan dengan membanding2kan.

dream and do

"The world need dreamers and the world need doers.
But above all, the world need dreamers who do."
- Sarah Ban.

"Dunia butuh pemimpi dan dunia butuh pelaku.
Tetapi di atas semua, dunia membutuhkan pemimpi yang melakukannya."
- Sarah Ban.

Tuesday, March 1, 2011

The Best Way to Make It Through.. Is to Listen to Your Heart

Teman saya pernah mengikuti acara workshop oleh Anthony Robbins. Ini adalah salah satu kutipannya:

The Best Way To Make It Through .. Is To Listen To Your Heart

In life, we have to make decisions
that aren't easy.
We're afraid that whatever the choice we make will upset someone we love.

It is at these times that we need to stop and listen to the voice inside us.
If we listen just to the wishes of those around us and ignore our own feelings,
we will not be truly happy.

Listen to what you know is right and stand by that,
because when you do, you will be happy.



Friday, May 1, 2009

DOA

Doa berawal dari hati yg gelisah
dengarkanlah kata hatimu
Doa itu bagaikan sebuah kebun
peliharalah maka doa akan berbuah
Berdoalah dimana pun engkau berada
Tuhan ada di mana-mana
Bila doamu terasa kering dan rutin, teruskanlah
Tanah yg kering kerontang menyambut datangnya hujan
Bila hatimu penuh kemarahan dan kecewa
bawalah dalam doa
Logam yg panas siap dibentuk
Bila engkau jatuh berulang kali dalam dosa
akuilah dosamu dalam doa
Tuhan mengampuni dan tetap mencintaimu
Bila karena sesuatu hal engkau tdk bisa berdoa, terimalah
keinginan untuk berdoa merupakan bagian dari doa
Saat engkau hrs mengambil keputusan yg penuh resiko
berdoalah, Tuhan mendukung anda
Bila hatimu merasa sedih atau menyesal
menangislah dalam doa, air mata menjadi sebagian doamu buat Tuhan
Berdoalah saat engkau merasa kesepian
malaikat Tuhan akan menemanimu
Bila hidup ini kau rasakan kejam dan tidak adil
berdoalah, Tuhan adalah karenanya bukan penyebabnya
Cakupkanlah seluruh duniamu dalam doamu
hidupmu tergantung pada-Nya
Berdoalah dalam tidurmu

Kehidupan Tuhan itu lebih dalam dari pengalaman dan perasaanmu…