Buku ini adalah soal bagaimana Anda bisa menjadi lebih sukses dalam bisnis. Belajar menjalin hubungan dengan semua orang yang belum Anda kenal sama sekali, dalam waktu maksimal 90 detik.
Lebih dari apapun juga, kesan pertamalah yang menentukan sukses tidaknya seseorang.
Tiga 'aturan' :
- Tataplah langsung lawan bicara Anda dan tersenyumlah. Bagaimana bila pembawa berita membaca berita dengan kepala tertunduk? Bagaimana perasaanmu ketika berbicara dengan seseorang dan matanya menatap orang lain atau sesuatu yang lain? Ingatlah, kontak mata adalah salah satu saluran komunikasi nonlisan yang terpenting. Mata adalah "jendela jiwa".
- Jadilah Bunglon - sesuaikanlah diri. Ketika kita mendengar seseorang mengucapkan seseuatu yang telah kita ucapkan, kita senang karena kita tahu bahwa ia mulai belajar apa yang kita mau ia pelajari. Kita merasa rileks, santai, tidak asing dan nyaman dengan orang-orang yang sama seperti kita. Sesuaikanlah bahasa tubuh Anda dengan lawan bicara Anda.
- Tawanlah imajinasi lawan bicara Anda, maka Anda akan menawan hatinya. Gunakan bahasa dan gambaran yang penuh secara sensorik. Buatlah lawan bicara Anda bisa melihat, mendengar, merasakan, atau bahkan mengecap dan membaui apa yang Anda maksudkan.
- Kepercayaan. Secara implisit dalam nama jabatan, prestasi atau reputasi Anda. Kepercayaan diraih pada kontak pertama lewat sikap dan kepribadian.
- Logika. Posisi Anda, presentasi atau maksud Anda harus masuk akal.
- Emosi. Argumentasi Anda harus menarik imajinasi lawan bicara Anda, sehingga mengusik emosinya.
KFC merupakan rumusan komunikasi yang sukses.
- K: Know what you want (Ketahui apa yang Anda inginkan). Definisikan dalam bahasa yang positif.
- F: Find what you're getting (Cari tahu apa yang Anda peroleh). Perhatikan dan pelajari dari umpan balik lawan bicara Anda. Dari situ Anda bisa menentukan apa yang menggerakan Anda ke sasaran Anda dan apa yang menghambat Anda mencapainya.
- C: Change what you do until you get what you want (Ubahlah apa yang Anda perbuat hingga Anda peroleh apa yang Anda mau). Adalah sia-sia, berulang-ulang melakukan hal sama untuk mengharapkan hasil berbeda. Cobalah pendekatan dan cara yg berbeda
...