Suara ledakan yang keras terdengar dari atap Hotel Taj Mahal, kota Mumbai, India, Rabu malam. Tidak lama kemudian api dan asap tebal menyelimuti bagian atap dekat kubah merah yang menjadi ciri khas hotel tua dan bersejarah itu. Orang-orang yang berada di sekitar hotel terkesiap ketika menyaksikan hotel yang menjadi simbol kebanggaan India itu dijilat api. Untung api dapat segera diatasi.
Tak ada yang menyangka hotel itu menjadi sasaran serangan dan tempat penyanderaan tamu- tamu asing sejumlah negara. Sekelompok pria muda bersenjata otomatis AK-47 datang dari arah Gerbang India dengan perahu cepat (speed boat). Mereka tiba- tiba masuk ke lobi hotel dan menembak tanpa arah. Suasana berubah mencekam.
Tamu-tamu yang tengah menikmati makan malam di restoran hotel berhamburan panik. Sebagian berhasil lolos. Sebagian menjadi sandera. Sebagian lagi terjebak tidak bisa keluar kamar karena takut. Demi keamanan, tamu dan karyawan diimbau untuk mengunci pintu dari dalam.
Banyak tamu merasa sangat beruntung dan tertolong oleh karyawan Taj yang menjadi penyelamat mereka. Di bawah tekanan yang luar biasa, karyawan Taj masih tetap mengupayakan keselamatan dan kenyamanan tamu. Menurut beberapa tamu yang sempat terjebak di hotel, para pegawai dengan sigap mencari tempat sembunyi dan segera mengevakuasi para tamu melewati tangga darurat.
”Untung mereka bersikap tenang. Bayangkan saja, mereka bahkan masih saja sempat berusaha menyajikan makanan saat kami bersembunyi di dapur. Ketika sudah tidak ada lagi makanan di dapur, mereka minta maaf. Coba kalau mereka juga panik seperti kami, jumlah korban akan jauh lebih banyak,” kata seorang tamu hotel.
nb: news taken from KOMPAS. Simbol Kosmopolitan India Itu Terusik
Itulah kehebatan hotel bertaraf internasional. Seorang karyawan pun tetap mempunyai prinsip2 bahwa mereka melayani tamu2 mereka dalam keadaan apapun. Manager hotel yang mendidik para karyawan patut diacungi jempol dan para karyawan menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Setelah kekacauan itu, aku rasa hotel ini akan bangkit kembali. Keharmonisan itu tidak akan hilang begitu saja.





